10 Tempat Bersejarah di Kota Jakarta yang Wajib Dikunjungi Newscek


Sejarah Jakarta Mengungkap Kastel Batavia, simbol kejayaan VOC Belanda yang telah terkubur

Di lapangan tersebut, sekitar 400 tahun silam, berdiri Kastel Batavia, simbol kekuasaan perusahaan dagang Belanda VOC di Pulau Jawa dan sekitarnya. "Masih banyak ini barang sisa-sisa peninggalan Kastel Batavia," ujar Suwanto, yang tinggal di Jalan Tongkol, Kelurahan Ancol, Jakarta Utara.


Galangan VOC di kota tua Jakarta

Jayakarta sekitar 1605-8, sebelum dihancurkan oleh Belanda, menampilkan struktur-struktur awal pra-kolonial sebelum Batavia didirikan. Bangunan dan struktur kolonial di Jakarta mencakup bangunan-bangunan yang didirikan selama masa kolonial Belanda di Indonesia.Periode (dan gayanya) yang menggantikan periode sebelumnya ketika Jayakarta/Jacatra, yang dikuasai Kesultanan Banten, dihancurkan.


Peninggalan Kolonial di Jakarta Travelink Magazine

Peninggalan VOC lainnya di kota Jakarta adalah Jembatan Kota Intan yang menjadi jembatan tertua di Indonesia dan sudah didirikan sejak tahun 1628. Masyarakat Jakarta juga seringkali menyebut jembatan ini dengan nama Jembatan Pasar Ayam. Jembatan Kota Intan merentang di atas ujung Kali Besar.


Ada Gedung Peninggalan Pemerintahan VOC Batavia di Indonesia, Kini Menjadi Objek Wisata Sejarah

Lokasinya yang terletak di Jalan Tongkol, Kelurahan Ancol, Jakarta Utara, masih menyimpan sisa-sisa peninggalan kastel, seperti pondasi salah satu kastil bastian atau menara jaga. Baca Juga: Jembatan Sepanjang 120 Meter di Klaten yang Ubah Kehidupan Kampung, Sebelumnya Harus Lewat 1.041 Anak Tangga!


Mengagumkan, 10 Bangunan Peninggalan Belanda di Indonesia

KOMPAS.com - Sekitar 1 kilometer (km) dari Museum Sejarah Jakarta, ada sisa runtuhan gudang logistik yang cukup terkenal sejak jaman Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) menguasai Tanah Batavia, yaitu Gudang Timur di kawasan Jakarta Utara.. Lokasi gudang bisa dicapai dengan berjalan kaki kurang lebih seperempat jam dari kawasan Taman Fatahillah..


10 Benteng Bersejarah di Indonesia yang Bisa Dikunjungi

Konflik antara VOC dan Pangeran Jayakarta diperkirakan berlangsung antara 1910-1919. Pada awal kedatangannya, VOC disambut baik oleh Pangeran Jayakarta, bahkan diberi hak atas wilayah di sisi timur muara Sungai Ciliwung. Namun, ketika daerah tersebut menjadi pelabuhan yang ramai, VOC tidak puas dan mulai menerapkan monopoli perdagangan.


10 Tempat Bersejarah di Kota Jakarta yang Wajib Dikunjungi Newscek

Saat ini, lebih dari 350 tahun kemudian, masih banyak bangunan peninggalan VOC yang tersisa di Jakarta. Setiap bangunan kolonial ini memiliki pesonanya tersendiri lewat arsitektur khas Eropa yang mencolok. Meski banyak yang tidak dibuka untuk umum, ada juga beberapa bangunan peninggalan yang dialihfungsikan sebagai tempat rekreasi dan akan.


Sejarah di Balik Gedung Bekas Petinggi VOC Dekat Tugu Muda Semarang Okezone News

Setelah berjaya meruntuhkan Jayakarta, Coen lantas mengganti nama kota itu menjadi Batavia sekaligus menetapkannya sebagai pusat pemerintahan VOC di Nusantara. Kelak, beratus-ratus warsa berselang, Batavia bersulih-rupa menjadi Jakarta, ibukota negara Republik Indonesia. Karier Cemerlang Anak Belanda Penduduk Batavia menjulukinya Mur Jangkung.


Pantaskah Rumah Cimanggis dibongkar karena 'peninggalan gubernur jenderal VOC yang korup'? BBC

Lokasi. Museum Bahari Jakarta pada masa Pemerintahan Belanda adalah sebuah Gudang yang difungsikan untuk penyimpanan dan tempat sortir dan mengepak hasil bumi seperti rempah-rempah yang dimana merupakan komoditas utama VOC Belanda yang saat itu sangat laris di pasaran. Bangunan bersejarah ini memiliki dua sisi, yaitu sisi barat dan sisi timur.


Benteng VOC di Jepara, Peninggalan Sejarah yang Sedikit Terlupakan Nasirullah Sitam

5. Museum Nasional Jakarta. Museum Nasional Jakarta, atau lebih dikenal dengan Museum Gajah, merupakan museum peninggalan Belanda yang dibangun pada 1862. Museum ini awalnya merupakan museum milik organisasi Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (Masyarakat Seni dan Sains Batavia) yang berdiri pada 1778.


Tempat Ibadah Di Indonesia Dan Keterangannya Seputar Tempat

Sejarah VOC di Indonesia: Kedatangan, Masa Kejayaan, hingga Keruntuhannya. Kompas.com - 10/01/2022, 20:52 WIB. Puspasari Setyaningrum. Penulis. Lihat Foto. Batavia pada masa pendudukan VOC (1754). (Wikimedia Commons/Johannes van Ryne) KOMPAS.com - Vereenigde Oost Indische Compagnie ( VOC) kongsi dagang Belanda yang kemudian berkembang dan.


Kota Lama Peninggalan VOC Belanda Kotatua, Jakarta 2010 YouTube

Salah satu bukti penting peran Batavia sebagai pusat perdagangan rempah-rempah era VOC adalah kompleks-kompleks pergudangan yang sisa-sisanya masih bisa kita tengok di sekitar Kota Tua. Dalam buku Gudang-Gudang Tua di Jakarta: Merawat Memori Rempah dan Pergudangan Tua di Jakarta Abad 17-18 (2022), Ary Sulistyo menyebut bahwa VOC berambisi.


Museum Nasional Indonesia (Museum Gajah). Kantung Peninggalan Sejarah Terbesar di Tanahair

Galangan Kapal VOC, salah satu peninggalan sejarah di Jakarta Utara yang pernah ditempati sebagai pusat perdagangan perniagaan dari pemerintahan Belanda.. Ia ingin Galangan Kapal VOC bisa menjadi serambi bagi kesenian, budaya dan tradisi yang berkembang di Jakarta pada abad ke-18. Ia menyayangkan Pemprov DKI Jakarta atau Pemkot Jakarta Utara.


VOC Genocide in Banda One of the Darkest History in Indonesia OSBlog

VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) adalah serikat dagang Belanda yang sangat disegani pada masa keemasannya. Upaya mereka untuk memonopoli perdagangan Indonesia menuai sukses. Di berbagai daerah Indonesia, kantor-kantor pusat VOC sangat mudah ditemui. Berdiri pada 1628, Galangan VOC di Jl Kakap, Penjaringan, Jakarta Utara, pernah menjadi.


Pin op Koloniale Architectuur Jakarta Batavia

Jakarta - . Saluran Air Kuno Batavia peninggalan zaman VOC ditemukan di lokasi proyek MRT Jakarta fase 2A Glodok-Kota. Ternyata, saluran air sepanjang 400 meter itu dibangun oleh VOC dan digunakan.


Kisah Dua Istana Peninggalan VOC di Surabaya, Salah Satunya Berusia 370 Tahun! Begandring

JAKARTA - Sejarah mencatat, Indonesia pernah menjadi jajahan Belanda selama lebih dari 300 tahun. Belanda melebarkan koloninya di Tanah Air dan banyak meninggalkan bangunan-bangunan penting bersejarah. Di Jakarta banyak bangunan bersejarah yang merupakan peninggalan Belanda. Dilansir dari berbagai sumber,